Tugas Individu : Dosen
Pembimbing :
Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Anofrizen
S.Kom M.Kom
ANALISA SISTEM INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN
“STUDI KASUS PERPUSTAKAAN MAN 1 PAYAKUMBUH”
Oleh
RONA ROSITA
(11353204047)
SISTEM INFORMASI V B
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF
KASIM RIAU
PEKANBARU
2015
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta
taufik dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan laporan tentang “Analisis
Sistem Informasi pada Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Riau”. saya
sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta
pengetahuan kita mengenai manajemen sistem pada salah satu Badan perpustakaan
Riau. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi
perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat
tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.
Pekanbaru,
November 2015
Penulis
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG
Pada dunia
pendidikan perpustakaan merupakan salah satu bagian yang penting dalam
meningkatkan Ilmu Pengetahuan, karena di perpustakaanlah kita bisa mendapatkan
berbagai macam buku yang dapat membantu kebutuhan kita untuk mendapatkan
informasi.Apabila pada suatu lembaga pendidikan dalam hal ini adalah
perpustakaan pengolahan datanya masih dilakukan secara manual maka akan menimbulkan
berbagai masalah. Mulai dari lamanya waktu yang diperlukan hanya untuk mencatat
data-data perpustakaan, mencatat tanggal peminjaman dan pengembalian dan
kegiatan-kegiatanlainnya, belum lagi bila terjadi kesalahan penulisan pada
data-data yang ada sehingga akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk
memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut. Hal ini menimbulkan terlambatnya
pembuatan laporan yang berkaitan dengan lambatnya informasi yang sampai pada
pimpinan perpustakaan yang mengakibatkan seorang pimpinan akan sulit untuk
mengambil suatu keputusan atau tindakan yang diperlukan untuk perkembangan
perpustakaan. Faktor inilah yang menyebabkan pentingnya penggunaan komputer
dalam mengolah data perpustakaan.
Sistem
informasi merupakan subsistem dari informasi manajemen yang digunakan dalam
memecahkan masalah penyediaan informasi dan pelayanan informasi mengenai perpustakaan.
Sistem informasi dapat diartikan sebagai sistem pengolah data yang meliputi
pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data dan persiapan laporan. Berkaitan
dengan sistem informasi yang telah ada saat ini pada perpustakaan MAN 1
PAYAKUMBUH , maka diperlukan suatu sistem informasi yang dapat menunjang evaluasi
proses pengambilan keputusan. Hal inilah yang melatar belakangi penyusun untuk
menerapkan sebuah judul pada makalah tugas ini yaitu “ANALISIS SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN pada MAN 1 PAYAKUMBUH ”.
1.2
Rumusan
Masalah
Berikut ini
akan diuraikan tentang hal-hal yang menjadi penyebab timbulnya masalah yang
dapat menimbulkan kebutuhan untuk merancang sistem baru :
a.
Pada proses sirkulasi (peminjaman dan pengembalian),
pendaftaran anggota dan penelusuran buku masih dilakukan secara manual,
sehingga menyebabkan kurang cepat dan kurang akurat di dalam proses pelayanan
terhadap anggota, pembuatan laporan dan kegiatan lainnya yang saling
berhubungan.
b.
Masih banyak penyimpanan data yang tidak teratur dan
terdapatnya beberapa data yang sama (redundancy).
c.
Membutuhkan beberapa tempat untuk menyimpan
berkas-berkas yang berbeda.
1.3 Maksud dan Tujuan
Penelitian
Adapun maksud dari penelitian yaitu :
1.
Untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah
analisis dan perancangan sistem informasi
2.
Membuat aplikasi sistem informasi perpustakaan
sehingga diharapkan dapat menghasilkan laporan-laporan yang lebih baik dan
informasi yang lebih akurat
Sedangkan tujuan dari penelitian tersebut adalah sebagai berikut :
1.
Dengan sistem yang baru maka proses sirkulasi dan
proses penelusuran dapat dilakukan secara cepat, tepat, akurat dan menekan
kesalahan sekecil mungkin
2.
Memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal
3.
Sistem mampu memberikan pelayanan yang lebih baik yang
akhirnya dapat memuaskan para anggota dan petugas perpustakaan
BAB II
TINJAUAN
PUSTAKA
2.1 Analisis
Analisis adalah tahap sistem dilakukan setelah tahap
pengumpulan data. Tahap analisis sistem merupakan tahan yang kritis dan sangat
penting karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan kesalahan pada
tahap selanjutnya. Proses analisis sistem dalam pengembangan sistem informasi
merupakan suatu prosedur yang dilakukan utuk pemeriksaan masalah dan
penyusunan alternatif pemecahan masalah yang timbul serta membuat
spesifikasi sistem yan baru atau sistem yang akan diusulkan dan dimodifikasi
2.2 Definisi Sistem
Dalam mendefinisikan sistem terdapat dua kelompok
pendekatan yaitu menekankan pada
prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem
yang menekankan pada prosedurnya Sistem adalah suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukankegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu. Pendekatan sistem
yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urutan-urutan operasi didalam sistem. Prosedur adalah urutan-urutan operasi yang
biasanyamelibatkan beberapa orang
didalam satu atau lebih departemen, yang diterapkanuntuk menjamin
penanganan yang seragam dari
tansaksi-transaksi bisnis yang terjadi. Definisi-definisi prosedur : Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat
dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus
dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakan,
kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada
elemenatau komponennya mendefinisikan
sistem sebagai : Sistem adalah
kumpulan-kumpulan elemen-elemen yang
saling berinteraksi untuk
mencapai suatu tujuan tertentu.
2.3 Definisi Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang
lebih berguna dan lebih berarti bagi
penerimanya. Sumber informasi adalah data. Data kenyataan yang menggambarkan
suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian (event) adalah
kejadian yang terjadi pada saat tertentu.
2.4 Pengembangan
sistem
Pengembangan sistem dapat berarti menyusun sistem yang
baru untuk menggantikan sistem lama secara keseluruan atau memperbiki sistem
yang telah ada. Sistem lama perlu diperbaiki atau diganti karena beberapa hal :
1.
Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul dari
sistem lama, misalnya :
a.
Ketidakberesan
Ketidakberesan dalam sistem lama menyebabkan sistem
lama tidak beroperasi
sesuai dengan yang diharapkan.
b. Pertumbuhan
organisasi
Pertumbuhan organisasi diantaranya adalah
kebutuhaninformasi yang semakin
luas, volume pengolahan data semakin meningkat,
perubahan prinsip akuntansi.
2.
Untuk meraih kesempatan-kesempatan
Organisasi mulai merassakan kebutuhan sistem informasi
sehingga dapat
mendukung proses pengambilan keputusan yang akan
dilakukan oleh manajemen.
3.
Adanya instruksi
Penyusunan sistem baru karena adanya
instrusi-instruksi dari atasan atau luar
organisasi misalnya aturan pemerintah.
Dengan adanya pengembangan sistem dari yang lama
kebaru diharapkan terjadi
peningkatan-peningkatan sistem yang baru antara lain : Performance (kinerja), kinerja sistem beru lebih efektif.
Kinerja dapat diukur dari jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat
tertentu. Respon time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara
dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu responseuntuk menanggapi
pekerjaan tersebut. Information (informasi), peningkatan kualitas informasi
yang disajikan. Economy (ekonomi),
peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungan-keuntungan atau penurunan
biaya yang terjadi. Control (pengendalian), peningkatan terhadap
pengendalian untuk mendeteksi dan
memperbaiki kesalahan-kesalahan serta kecurangan yang akan terjadi. Eficiency,
peningkatan terhadap efisiensi operasi. Efisiensi berbeda dengan
ekonomis, ekonomis berhubungan dengan jumlah sumberdaya yang digunakan,
efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumberdaya tersebut digunakan dengan
pemborosan yang minimum. Service (pelayanan), peningkatan terhadap pelayanan
yang diberikan oleh sistem.
2.4.1 Prinsip
pengembangan sistem
Prinsip-prinsip pengembangan sistem antara lain :
a.
Sistem yang dikembangkan adalah untuk menajemen
informasi dari sistem yang
digunakan oleh manajemen, sehingga dapat mendukung kebutuhan yang diperlukan
oleh manajemen.
b.
Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang
besar, setiap investasi harus
mempertimbangkan : Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi Investasi
yang terbaik harus bernilai atau menguntungkan. Sistem yang dikembangkan
memerlukan orang terdidik. Tahapan dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam
proses pengembangan. Proses pengembangan
sistem tidak harus urut.(bersama-sama). Jangan takut membatalkan proyek.
Dokumentasi harus ada untuk pedoman pengembangan sistem.
BAB III
METODOLOGI
ANALISIS SISTEM
INFORMASI PERPUSTAKAAN
3.1 ANALISIS SISTEM
Analisis sistem adalah sebuah tahapan yang dilakukan
untuk menganalisis permasalahan atau mencari kelemahan-kelemahan yang terdapat
pada sistem yang lama. Tahapan analisis sistem dilakukan setelah tahapan perencanaan
dan sebelum tahapan desain sistem. Tahapan analisis sistem merupakan sebuah
tahapan yang sangatlah penting, hal ini dikarenakan apabila terjadi kesalahan
dalam melakukan analisi sitem maka akan menyebabkan kesalahan pada tahap
selanjutnya.
Langkah pertama
yang harus dilakukan dalam melakukan analisis sistem adalah identifikasi
masalah, yaitu mencari permasalahan atau kelemahan yang terdapat padasistem
lama (sistem yang sebelumnya digunakan). Permasalahan yang ada pada sistemlama
merupakan suatu penghambat dalam mencapai tujuan dari sebuah sistem, sehinga harus
dicarikan pemecahaan dari masalah tersebut agar sistem dapat berjalan sesuai dengan
keinginana pengguna.
3.2 Identifikasi Masalah
Permasalahan-permasalahan
yang ada pada sistem lama merupakan suatu penghambat dalam mencapai tujuan dari
sebuah sistem, sehinga harus dicarikan pemecahaan dari masalah tersebut agar
sistem dapat berjalan sesuai dengan keinginana pengguna.Melihat kondisi pada
sistem manual yang masih dipakai oleh perpustakaan sekolah MAN 1 Payakumbuh ini ,sistem proses
sirkulasi (peminjaman dan pengembalian), pendaftaran anggota dan penelusuran
buku masih dilakukan secara manual Seperti halnya sistem
peminjaman , cara peminjaman buku disana masih menggunakan sistem manual, yaitu
menggunakan kartu kemudian admin mencatat jenis buku apa yang dipinjam serta
mencatat tanggal pengembalian buku. Setiap kelas mempunyai absensi pada
perpustakaan, jadi setiap siswa yang meminjam buku itu mempunyai kartu serta
dokumennya masing-masing.
Sistem
pengembalian juga dilakukan secara manual, jika telat sehari itu akan dikenakan
denda. Sistem pencarian buku pada sekolan Man 1 payakumbuh juga masih
menggunakan sistem manual yaitu melihat kode atau jenis buku pada rak-rak
bukunya.
Ini
merupakan permasalahan serta kelemahan dari sistem manual yang masih dipakai
oleh perpustakaan sekolah MAN 1 payakumbuh.
3.3 ANALISIS KELEMAHAN SISTEM
Pengembangan sistem informasi memerlukan analisis yang
tepat untuk bisa memetakan terlebih dahulu masalah dan kelemahan pada sistem
lama. Ada beberapa metode yang digunakan diantaranya analisis PIECES
(performance, information, economy, control, eficiency, dan service) yaitu
dengan melakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, keamanan
aplikasi, efisiensi, dan pelayanan pelanggan. Dari analisis ini biasanya
biasanya didapatkan masalah utama. Berikut penjabaran analisisnya sehingga akan
mendapatkan solusi yang strategis.
1.
Performances ( Analisis Kinerja )Kinerja merupakan
bagian pendukung dalam kelancaran proses kerja dalam suatu perusahaan. Melihat
kondisi dan situasi dilapangan, kinerja MAN 1 PAYAKUMBUH dalam pengolahan data
sirkulasi perpustakaan MAN 1 PAYAKUMBUH selama ini masih bersifat manual
sehingga pemrosesan data masih kurang efektif jika ditinjau dari
Throughput dan Respon time hal ini dilihat dalam proses pencarian
data anggota. pembuatan laporan masih menggunakan manual sehingga dalam proses
pengolahan data membutuhkan waktu yang lama khususnya dalam pembuatan
laporan.Disamping itu rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan
pengolahan data anggota yang tertunda dan waktu untuk melakukan perbaikan juga
masih sangat lama, sehingga dalam kinerja sistem membutuhkan adanya perbaikan
sistem. Pada sistem lama Jumlah produksi kinerja membutuhkan 3 orang. Proses
pencatatan data buku yang masuk dan data keluar yang keluar membutuhkan waktu
10-15 menit untuk setiapproses. Sedangkan untuk pembuatan laporannya bisa
sampai 1-2 hari.2. Hasil Analisis Analisis Kinerja (Performance)
2.
Informations ( Analisis Informasi )
Kemampuan sistem informasi yang baik, sebuah
organisasi akan mendapatkan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu.
Informasi yang didapat dari output, input dan penyimpanan data atau informasi
itu sendiri.Output yang dihasilkan sistem selama ini belum bagus dan
membutuhkan waktu yang lama. Pemasukan data tidak dapat diproses dengan cepat
dan bertumpuk-tumpuk sedangkan untuk penyimpanan data juga belum aman masih
dalam bentuk lembaran-lembaran.
|
Parameter
|
Hasil analisis
|
|
Akurat
|
Sistem
yang digunakan sekarang adalah sistem manual, sehingga tingkat kesalahan
masih cukup banyak. Misal dalam pengulangan data laporan
|
|
Relevan
|
Informasi
yang dihasilkan kurang lengkap bagi pengguna
|
|
Tepat
Waktu
|
Informasi
yang seharusnya selesai dalam satu hari, menjadi dua hari penyelesaiannya.
|
Kesemuanya menyebabkan informasi yang disediakan
kurang berkualitas.Maka perlu pengembangan sistem informasi yang mampu
menyelesaikandata yang diinputkan dan diharapkan akan membantu setiap bagian
danpimpinan dalam mengambil keputusan atau merencanakan langkah-langkahberikutnya.
Pada Sistem lama Informasi yang disajikan bersifat kurang akurat karena dapat
terjadi kesalahan proses pencatatan data dan lama pembuatan laporan 1-2 hari,
disebabkan karena data yang bertumpuk-tumpuk . Informasi yang disajikan bersifat
kurang tepat (tepat waktu), karena masih sering terjadi keterlambatan atau
salah pencatatan dengan waktu 1-2hari.Informasi yang disajikan kurang relevan
terbukti dengan adanya informasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan bagian unit
coordinator
3.
Economics ( Analisis Ekonomi )
Pertimbangan ekonomi akan dilakukan dengan melakukan
perbandingan sejauh mana manfaat dari sistem lama dalam mendukung proses
manajerial lembaga pendidikan. Adanya pemborosan waktu dan alat-alat maka
otomatisterjadi pembengkakan biaya yang masih belum efektif dan efisien dalam penggunaan
biaya khususnya dalam biaya pengadaan kertas sehingga membutuhkan biaya yang
dianggarkan cukup besar. Seperti Penggunaan kertas,tinta dan alat tulis lainnya
untuk penyimpanan dokumen sangat boros karena jika terjadi kesalahan tidak
dapat digunakan lagi
4.
Control ( Analisis Kendali )
Pengendalian atau control dalam sebuah sistem sangat
diperlukan untuk menghindari dan mendeteksi secara dini terhadap penyalahgunaan
atau kesalahan sistem serta untuk menjamin keamanan data dan informasi.Dengan
adanya control maka tugas atau kinerja yang mengalami gangguan bisa diperbaiki.
5.
Efficiency ( Analisis Efisiensi )
Efisiensi pada sebuah sistem informasi
menyangkut hal bagaimana menghasilkan output atau informasi sebaik mungkin
dengan input yang diberikan, sehingga informasi yang dihasilkan sesuai dengan
kebutuhan bagi pihak-pihak yang memerlukanya. Selain itu efisiensi juga
berkaitan dengan bagaimana sebuah sistem tidak melakukan pemerosesan secara
berlebih, dan usaha yang dikeluarkan untuk melakukan tugas-tugas tidak
berlebihan juga.
Dari hasil pengamatan pada sistem yang sedang berjalan
dapat dinilai bahwa pendayagunaan waktu dan personil masih kurang
efisien.Keberadaan komputer yang ada hanya digunakan untuk proses pengetikan dokumen
dan pembuatan laporan, sedangkan untuk proses yang berkaitan dengan pencarian
data anggota dan mengolah data sirkulasi masih menggunakan cara manual
berdasarkan dokumen-dokumen yang ada. Hal seperti ini tentunya menyebabkan lambatnya
penyampaian informasi.
6.
Service ( Analisis Pelayanan )
Dalam suatu bagian perpustakaan peningkatan pelayanan
terhadap anggota merupakan tujuan utama. Pada perpustakaan MAN 1 PAYAKUMBUH pelayanan
kepada anggota khususnya dalam proses peminjaman dan pengembalian sudah cukup
baik, tetapi masih terdapat kekurangan yaitu masih kurang cepat dan akurat.
Dalam Pelayanan pencarian data Buku,peminjaman, Pengembalian buku membutuhkan
waktu yang lama dengan data yang bertumpuk. Pelayanan pencarian informasi
laporan mambutuhkan waktu yang lambat dalam menyajikan informasi.
3.4 ANALISIS
KEBUTUHAN SISTEM
Kebutuhan fungsional:
1.
Sistem harus mampu melakukan penyimpanan data dengan
cepat dan tingkat avalidasi data yang baik
2.
Sistem harus mampu melakukan proses sirkulasi data
buku dengan cepat dan dengan tingkat validasi data yang baik
3.
Sistem harus mampu menyajikan data atau
semu laporan yang dibutuhkan , baik laporan buku, laporan anggota, laporan
peminjaman, laporan pengembalian maupun laporan denda.
Sistem harus mampu menyajikan data atau semu laporan
yang dibutuhkan, baiklaporan buku, laporan anggota, laporan peminjaman, laporan
pengembalian, maupunlaporan denda.
Pada class diagram
manual diatas dijelaskannya bahwa proses sistem informasi manual yang
dijalankan oleh perpustakaan Man 1
Payakumbuh itu ada tiga proses yaitu
pendaftaran , pencarian serta transaksi yang terjadi pada proses peminjaman dan
pengembalian buku.
Proses pendaftaran anggota
pertama penginputan nama anggota oleh admin melalui absensi siswa, kemudian
nama anggota sudah ada di dokumen rekap oleh admin, nama anggota terdaftar.
Dibagian sistem pencarian bukunya masih menggunakan manual, yaitu dengan
melihat kode atau jenis buku yang ada pada rak-rak buku tersebut. Dan sistem
transaksi ada order, peminjaman serta pengembalian buku.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan dari bab-bab sebelumnya, maka
kesimpulannya adalah:
a.
Sistem perpustakaan ini belum dapat menghasilkan
informasi peminjaman dan pengembalian buku dan mampu mengolahdata buku,
anggota, sirkulasi buku dan denda dengan lebih baik, sehingga pengelolaan data
menjadi belum efisien dalam waktu pekerjaannya.
b.
Sistem perpustakaan ini belum dapat meningkatkan
pelayanan kepada anggota yakni dalam hal ini para siswa MAN 1 PAYAKUMBUH.
4.2 Saran
Sehubungan dengan dengan
hal-hal yang telah di kemukakan di atas dan untuk meningkatkan sistem informasi
perpustakaan MAN 1 Payakumbuh ,maka saran saya Melakukan perubahan sistem dari
yang sebelumnya manual diganti dengan sistem yang bisa lebih membantu kinerja
para staf perpustakaan dengan membuatkan sebuah sistem yang bisa membuat
kinerja menjadi lebih efektif dan efisien.